Selamat datang di website kami 'ALFACENTER.ORG'
Anda berada di: Home > ALFACARE > PEDULI PALU

PEDULI PALU

Messages from Senior Pastor of ALFACENTER

 Pastor Gershom Hadisantoso

Picture 1.1: Pastor Gershom Hadisantoso

ALFACENTER sebuah lembaga sosial dan kepedulian pada masyarakat, ikut berempati terhadap rentetan gempa dan bencana alam yang melanda Kota Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada hari Jumat (28/09/2018). Dengan kekuatan gempa sebesar 7,4 SR cukup mengguncang Kota Donggala hingga menyebabkan Tsunami di Palu. Peristiwa ini bukan sebuah bencana alam biasa, bahkan ini merupakan bencana alam yang jauh lebih hebat dibandingkan dengan bencana Tsunami yang pernah melanda Aceh beberapa tahun silam.

Bahkan menurut sumber yang kami dapat himpun dari relawan di lapangan menyebutkan: 

Bencana Palu bukan hanya Bencana Luarbiasa, tapi Sungguh Sangat Luabiasa. Biasanya,  dalam  suatu bencana hanya ada 1 atau 2 "pembunuh". Biasanya gempa saja, atau Gempa plus tsunami. Sebagai contoh, bencana di Aceh didahului gempa tapi "sang pembunuh" sebenarnya adalah hanya 1 yaitu tsunami.

Tetapi di Palu ada TIGA "Sang Pembunuh":
1. Gempa (banyak korban tertimbun reruntuhan bangunan)
2. Tsunami (sekitar 1000 org disekitar pantai sedang persiapan Festival Nomini) tersapu oleh tsunami.
3. Lumpur. (Ada perkampungan yg hilang akibat lumpur yg menyembur dari dalam bumi dan dalam sekejap menenggelamkan 1 perkampungan. Diperkirakan sekitar 700 orang terkubur hidup2.)

Ada juga sekitar 200 orang siswa SMA sedang kemah juga terkubur dalam lumpur yang tiba-tiba menyembur dan menimbun mereka.

Minggu 30 September 2018, menjadi moment yang sangat berharga sekaligus berduka bagi saya. Sebab, tepat pukul 08.20 pm, saya mendapat telepon dari anak rohani saya. Yang melanjutkan tugas pelayanan yang saya rintis pada tahun 1998 yang lalu. Beliau adalah Bpk. Try Iman Waluyo, bersama isteri dan dua orang anaknya melayani jemaat di Kota Palu. 

Picture 1.2 : Bpk. Try Iman Waluyo dan keluarga

Dalam telepon itu dia berkata: "Puji Tuhan pak, saya dan keluarga mendapat kemurahan Tuhan selamat dari maut. Kami sangat bersyukur kepada Tuhan, meskipun kami tidak dapat menyelamatkan barang-barang berharga lainnya."

Saya begitu kaget, karena yang saya tahu, rumah mereka jauh dari pantai atau laut tetapi mengapa mereka bisa menjadi korban juga? Lalu dia bercerita, "Wah... bencana ini dahsyat sekali pak! Karena penduduk yang tinggal di dekat pantai rata-rata meninggal di terpa oleh tsunami yang dahsyat. Tetapi kami yang di tempat jauh dari pantai, di terpa oleh gempa yang begitu hebat. Gempa itu itu membuat bumi terbelah, dan dari belahan bumi itu, keluarlah semburan lumpur yang deras sekali, dan melahirkan banjir bandang berupa lumpur. Dalam hitungan detik, semua rumah dan desa terendam banjir dan mengubur hidup-hidup mayoritas masyarakat yang ada disana. Rumah kami pun, ludes tenggelam dalam lumpur setinggi 15 meter.

Saat ini kami tinggal di pengungsian dalam kondisi seadanya dan sangat memperihatinkan. Tidak ada penerangan, karena aliran listrik padam, dan sulit komunikasi, karena karingan telepon terputus, kesulitan bahan makanan, karena seluruh kota berduka, bahkan keadaan kota, seperti kota mati.

Demikian situasi yang  terjadi di kota Palu - Sulawesi Tengah.

Saya Pastor Gershom Hadisantoso, pendiri dan pemimpin di ALFACENTER, mengajak kita bersama untuk berdoa, bagi saudara-saudara kita yang sedang menagalami bencana di Palu - Sulawesi Tengah.

Dan apabila ada diantara anda yang tergerak untuk menyalurkan berkat bagi saudara-saudara kita di Kota Palu, silakan menghubungi kami di line berikut ini:

Sekretariat:

ALFACENTER (Yayasan Mitra Restorasi Global)

Jl. Yam Sabran Komplek Villa Ria Indah

Blok Ruko No. B6-B7 Tanjung Hulu - Pontianak

Telp. +62 811 565 1373

Donation :

Bank Central Asia (BCA) No. Rekening 792-508-5057 (GERSHOM HADISANTOSO)

SWIFT CODE : CENAIDJA

 

 


  

 ANOTHER STORY

Kisah lain kami dapatkan dari lokasi bencana di Kota Palu, ada seorang Bapak yang melaporkan anaknya yang hilang. Dia bercerita bahwa saat itu di sedang mengantarkan anaknya mengaji, jarak antara rumahnya dan rumah tempat mengaji hanya dipisahkan oleh sebuah jembatan.
Begitu anaknya diantar di tempat yang dituju, dan dia ekmbali ke rumahnya.. tiba-tiba mendengar bunyi bbluuumm.. disamping rumahnya, dan ketika dia membalikkan badan, dia hanya melihat hamparan tanah kosong berlumpur.. rumah-rumah beserta satu perkampungan hilang lenyap hanya dalam hitungan detik..😭😭😭😭😭

 

Lukas 21:25-28 (TB) "Dan akan ada tanda-tanda pada matahari dan bulan dan bintang-bintang, dan di bumi bangsa-bangsa akan takut dan bingung menghadapi deru dan gelora laut.
Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.
Pada waktu itu orang akan melihat Anak Manusia datang dalam awan dengan segala kekuasaan dan kemuliaan-Nya.
Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat."

 

--------------------------------------

"Laporan sementara, terdapat beberapa korban yang meninggal karena tertimpa bangunan roboh. Tsunami juga menerjang beberapa permukiman dan bangunan yang ada di pantai. Jumlah korban dan dampaknya masih dalam pendataan," Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho

Sejak pukul 14.00 WIB, Jumat (28/9), Kota Donggala yang berlokasi di Sulawesi Tengah mengalami rentetan gempa-gempa besar di atas 5 SR. Gempa terbesar terjadi pada pukul 17.02 WIB dengan kekuatan 7,7 SR. Bahkan, setelahnya pun terjadi gempa susulan dengan kekuatan 7,4 SR.

Hingga Jumat (28/9) malam, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa secara total ada 58 gempa susulan.

Gempa susulan terdiri dari 31 gempa susulan pascagempa dengan magnitudo 7,7 yang terjadi pukul 17.02 WIB, dan 27 gempa susulan setelah gempa pertama yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.

Selain menghancurkan Kota Donggala, guncangan gempa yang besar juga membuat bencana tsunami menimpa Kota Palu. Ketinggian gelombang air di Pantai Palu berkisar antara 1,5 hingga 3 meter dan menerjang bangunan di pesisir pantai hingga masjid dan salah satu pusat perbelanjaan di kota Palu.

Hubungi Kami

CONTACT PERSON:
DAUD ZAKARIA

ADDRESS: 

JL. YAM SABRAN VILLA RIA INDAH

BLOK RUKO NO. B6-B7 TANJUNG HULU - PONTIANAK

KALIMANTAN BARAT - INDONESIA

Contact Button

Jika anda sedang menggunakan handphone bisa klik dibawah ini



Info Kami

Informasi Kegiatan Sepekan:

 

Powered by MEDIA CAO-CHURCH | Template: ALFACENTER |

nach oben
Jasa website